Selasa, 01 November 2011

HIDUP ORANG KRISTEN ( I PETRUS 4 : 7 – 11 ) - Oleh: Pdm. Kores Marbun


Pdm. Kores Marbun

Firman Tuhan ini diawali dengan kata : “ Kesudahan segala sesuatu sudah dekat. Karena itu kuasailah dirimu dan jadilah tenang, supaya kamu dapat berdoa.” Dan diakhiri dengan kata : “ Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya ! Amin.”

Orang yang percaya kepada Yesus tidak perlu takut dengan apapun yang saat ini sedang terjadi. Tetapi bukan berarti hidup semau “ Gue “. Contoh kejadian-kejadian yang akhir-akhir ini terjadi adalah gempa, tsunami, hujan katak, hujan darah, macet, korupsi, demo, tawuran, ada bayi lahir dengan mata satu, perusahaan-perusahaan yang dibuat oleh Lucifer dan masih banyak contoh lainnya.


Pertanyaannya buat setiap kita : sebagai orang yang percaya kepada Tuhan Yesus, apa yang harus kita lakukan ?

1.       Menguasai diri dan tenang ( ayat 7a )
Hanya orang yang menguasai diri dapat berdoa dengan baik sehingga tahu petunjuk Tuhan. Hati nurani kita harus dijaga supaya tetap murni dan bersih. Kalau kita tidak bisa menguasai diri, kita akan hancur.
Orang yang tenang dapat menghidupi nilai Kerajaan Allah yang diterapkan dalam kehidupan ( life value ) sehingga tidak ikut arus dunia yang menuju kebinasaan.Sebagai orang Kristen, harus mempunyai nilai-nilai Kerajaan. Hidup harus sesuai dengan Firman Tuhan dan menerapkan nilai-nilai Firman Tuhan dalam hidup sehari-hari.

2.       Mengasihi dengan sungguh-sungguh ( ayat 8 )
Apapun gerejanya kasih adalah nilai hidup tertinggi seorang Kristen ( I Korintus 13 : 13 )=> harus saling mengasihi walau dunia semakin gelap dan sudah menjadi tawar dengan kasih. Tanpa kasih, rohani/gereja kita sudah mati ( I Korintus 13 : 1 – 3 ). Di zaman ini, orang bisa curiga satu dengan yang lainnya. Hidup menjadi tidak nyaman karena tidak ada kasih. Tetapi orang yang mengasihi, berarti kasih itu tetap ada dalam hidupnya dan kasihnya akan semakin disempurnakan oleh Tuhan.

3.       Memberi Tumpangan ( ayat 9 )
Memberi tumpangan ( Hospitable ): Lebih menekankan pada saling menyembuhkan/membebat. Berikan tumpangan kepada orang-orang yang masih terluka, yang kepahitan, yang sedang dalam masalah dsb. Saat ini banyak orang terluka karena masalah, kasih yang dingin, kita wajib jadi home dan kata-kata yang menguatkan. Kalau kita mau menopang orang lain, hidup kita akan menjadi lebih berarti. Berilah maka kamu akan diberi, kasihi maka kita akan dikasihi, kuatkan maka kita juga akan dikuatkan, hiburkan maka kita akan dihiburkan.

4. Hidup sesuai panggilan ( ayat 10 – 11 )
Semua manusia dicipta untuk kemuliaan Tuhan, tapi anak Tuhan diperlengkapi untuk melayani Dia sesuai karunia rohani.Orang yang hidup untuk dirinya sendiri akan hampa, tetapi orang yang belajar melayani Tuhan dan sesama dengan karunia yang ada pada kita, hidup akan bergairah, semangat dan akan mendatangkan kemuliaan Tuhan.  Sebab itu kita harus mengenal karunia itu supaya maksimal pelayanan.Tujuan karunia yang berbeda adalah supaya kita maksimal… saling menopang…. Seperti tangan, mata, kaki, jari, dst. Bukan untuk diri sendiri ( kepuasan batin ) tapi kemuliaan Tuhan.  Tuhan mau kita setia, bukan asal-asalan, bukan murahan, atau ingin terkenal.


Sejatinya orang Kristen ketika KRISTUS YESUS yang terlihat dalam diri kita, kelak Tuhan sangat menghargainya




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar